24 January 2016

The 5th Annual PnM Awards


Pada tahun 2012, empat tahun yang lalu, Moneyball sukses mengisi posisi tertinggi di daftar film terbaik versi saya dengan mengalahkan The Artist, Brad Pitt sebagai aktor terbaik dan Michelle Williams sebagai aktris terbaik. Satu tahun berselang giliran Argo yang menjadi pemenang, Life of Pi meraih tiga kategori teknis, dan walaupun tahun sebelumnya punya pencapaian gemilang Jessica Chastain kalah dari Jennifer Lawrence di kategori aktris terbaik. Penantian terbesar datang di tahun 2014, saya dengan sangat bahagia menaruh Leonardo DiCaprio sebagai aktor terbaik, dan tahun 2015 menelurkan Whiplash yang langsung masuk daftar film favorit saya sejak pertama kali mengenal film. So, siapa para terbaik selanjutnya? Okay. The stage is set, the curtain rises. We are ready to begin. Thank you and please welcome The 5th Annual PnM Awards.

Masih terpatri begitu kuat momen empat tahun lalu di awal bulan januari ketika saya mencoba menyusun daftar film favorit yang saya tonton kala itu, yang walaupun telah beberapa tahun menggemari kegiatan menonton film saat itu saya masih memperoleh pengaruh yang begitu besar dari beberapa pihak, seperti rekan sesama penggemar film misalnya, bahkan awards besar seperti Oscars. Sekarang, kegiatan yang berawal dari rasa ingin ikut mencoba tadi sudah berada di edisi yang kelima, dan meskipun jumlah film yang saya tonton tahun lalu mengalami penurunan jika dibandingkan tahun sebelumnya uniknya rasa bingung yang saya peroleh dalam menentukan siapa yang terbaik dari yang terbaik justru bergerak ke arah sebaliknya.

Saya yakin hal tersebut juga dialami oleh rekan-rekan penggemar film yang juga mencoba menyusun daftar film terbaik, tahun 2015 adalah tahun yang sangat-sangat liar. Film-film blockbuster saling memecahkan rekor namun di sisi lain saya juga tertangkap oleh umpan dari film-film yang dicanangkan untuk menjadi competitor di awards season. Celakanya film-film tersebut punya kualitas yang sukses membuat penontonnya memutar kembali opini yang mereka miliki, Mad Max: Fury Road keren di action, Inside Out sangat baik dalam memainkan fantasi untuk membawa penonton ikut berpetualang, Brooklyn akan membuat anda ingin jatuh cinta jauh lebih dalam, Ex-Machina memainkan tanda tanya dengan manis, dan Spotlight mencengkeram penonton sejak awal hingga akhir lewat sebuah proses prosedurial yang memikat.

Seperti yang terjadi di sektor film saya juga mengalami hal serupa di sektor televisi, meskipun secara kuantitas daftar tonton mengalami pertumbuhan yang begitu besar. Untuk pertama kalinya setelah empat tahun PnM Awards berjalan saya merasakan sensasi yang begitu besar pada sektor televisi. Akhirnya muncul banyak serial-serial baru yang bukan hanya sukses menyamai series lama yang sudah saya ikuti namun juga dengan cepat menjadi kompetitor mematikan. Tahun lalu kategori drama punya Mr.Robot sebagai highlight, hal yang cukup mengejutkan karena hingga tengah tahun status itu masih dipegang oleh Better Call Saul. Dan Jessica Jones berhasil menjadi series superhero pertama yang masuk daftar terbaik saya, meskipun tahun lalu kita juga punya The Flash. Sektor komedi lebih gila dengan fokus pada kategori aktris terbaik, terasa sangat ketat setelah di beberapa edisi sebelumnya begitu monoton.

Ketika menulis review The Hunger Games tahun 2012 yang lalu saya membuat sebuah janji: mari coba blogging selama empat tahun. That’s it, sudah tercapai dengan tingkat kepuasan yang begitu besar. Semoga tahun depan kita dapat bertemu kembali, karena sebagai manusia biasa yang masih mencoba untuk menjadi luar biasa saya, ririn, dan laura tahun ini akan naik satu level dalam petualangan kami di bumi. Kami akan mencoba bertahan sejauh yang kami mampu, meskipun kami selalu mau. Tidak seperti tahun sebelumnya karena minggu ke empat bulan januari tahun 2017 masih menjadi misteri bagi kami maka kali ini saya memutuskan untuk tidak mematikan lampu, let’s play a drum roll instead, dan ijinkan saya mempersembahkan PnM Awards 2016. See you again :)




*klik gambar untuk memperbesar*





.
.
.
.
.

Best Picture


Best Director


Best Actor


Best Actress


Best Supporting Actor


Best Supporting Actress


Best Ensemble Cast


Best Original Screenplay


Best Adapted Screenplay


Best Editing


Best Cinematography


Best Score


Best Visual Effect


Best Animated


Best Foreign Language Film


Best Documentary


Best Indonesian Film


Best Director Debut Film


2015 Performer of The Year


Best Breakthrough Performance


Best Youth Performance


Best Song







Best Soundtrack


Best Trailer







Best Poster


Best Astounding Film


Best Dissapointing Film


Worst Picture


Best Drama


Best Comedy


Best Action


Best Adventure


Best Biography


Best Crime


Best Fantasy


Best Horror


Best Mystery


Best Romance


Best Sci-Fi


Best Thriller




Television


Best Drama


Best Comedy/Musical


Best New Series


Best Actor (Drama)


Best Actress (Drama)


Best Actor (Comedy/Musical)


Best Actress (Comedy/Musical)


Best Reality-Variety Series




(Wins)

Film:

5: Spotlight
4: Mad Max: Fury Road
3: Ex Machina, Inside Out, Macbeth, Son of Saul, Steve Jobs
2: Brooklyn, It Follows, Pitch Perfect 2Room
1: Amy, Carol, The Hateful Eight, Irrational Man, Kapan Kawin?, Marshland, Me and Earl and the Dying Girl, Mustang, Paul Blart: Mall Cop 2, Slow West




Television:

2: Master of None
1: The Americans, Fargo, Mr. Robot, Crazy Ex-Girlfriend, The Knick, 1 Night, 2 Days











- fin -


4 comments :

  1. semangat terus ya trio R2L (rory,ririn,laura) :) dua hal yg aku cintai didunia ini yaitu buku dan film, dan aku pikir selain pengetahuan kalian yg oke tentang film kalian juga oke dalam menulis dan mengolah kata. serta prediksi kalian yg 90% tepat please...jangan berhenti ngereview ☺

    ReplyDelete